Nama :Hermayuni Sinaga
NPM : E1I013035
Prodi : ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU
QUIS 2 PEMETAAN SUMBERDAYA HAYATI KELAUTAN
PENGERTIAN PETA DAN FUNGSI PETA
Peta adalah suatu penyajian grafis atau
gambaran keadaan permukaan bumi yang digambar atau ditampilkan pada suatu
bidang datar dan diperkecil dengan skala tertentu juga dilengkapi simbol
sebagai penjelas.
Gambaran permukaan bumi yang dipetakan dapat meliputi wilayah yang luas atau
hanya mencakup wilayah yang sempit. Kartografi
merupakan ilmu yang khusus mempelajari segala sesuatu tentang peta. Beberapa ahli mendefinisikan peta
dengan berbagai pengertian, namun pada dasarnya peta mempunyai arti yang sama.
Berikut pengertian peta dari para ahli:
1.
Menurut ICA (International Cartographic Association)
Peta adalah gambaran atau representasi
unsur-unsur ketampakan abstrak yang dipilih dari pemukaan bumi yang ada
kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa, yang pada umumnya
digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil/diskalakan.
2. Menurut Aryono Prihandito (1998)
Peta adalah gambaran permukaaan bumi
dengan skala tertentu, digambar pada bidang datar melalui system proyeksi
tertentu.
3. Menurut Erwin Rainsz (1948)
Peta adalah gambaran konvensional dari
ketampakan muka bumi yang diperkecil seperti ketampakannya kalau dilihat
vertikal dari atas, dibuat pada bidang datar dan ditambah tulisan-tulisan
sebagai penjelas.
4.
Menurut Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal 2005)
Peta merupakan wahana bagi penyimpanan
dan penyajian data kondisi lingkungan, merupakan sumber informasi bagi para
perencana dan pengambilan keputusan pada tahapan pada tingkatan pembangunan.
Secara umum, fungsi peta dapat
disimpulkan sebagai berikut:
- Sebagai komunikasi informasi.
- Menunjukkan letak satu tempat di permukaan bumi dalam hubungannya dengan tempat lain (letak relatif).
- Memperlihatkan ukuran, karena dari peta dapat diukur jarak, luas, ataupun arah sebenarnya di permukaan bumi.
- Memperlihatkan bentuk seperti bentuk pulau, negara, benua, pola aliran sungai dan sebagainya.
- Membantu para peneliti sebelum melakukan survei untuk mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti.
- Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang diajukan.
- Menunjukkan posisi atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi.
- Memperlihatkan ukuran (luas, jarak) dan arah suatu tempat di permukaan bumi.
- Menggambarkan bentuk-bentuk di permukaan bumi, seperti benua, negara, gunung, sungai dan bentuk-bentuk lainnya.
- Membantu peneliti sebelum melakukan survei untuk mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti.
- Menyajikan data tentang potensi suatu wilayah.
- Alat analisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan.
- Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang diajukan.
- Alat untuk mempelajari hubungan timbal-balik antara fenomena-fenomena (gejala-gejala) geografi di permukaan bumi.
Proses pembuatan
peta dari bumi sampai Peta
Fungsi pembuatan peta antara lain:
1. Dengan adanya peta dapat menunjukkan posisi
atau lokasi relatif yang hubungannya
dengan
lokasi asli dipermukaan bumi.
2. Peta mampu memperlihatkan ukuran.
3. Peta mampu menyajikan dan memperlihatkan
bentuk.
4. Mengumpulkan dan menyeleksi data dari suatu
daerah dan menyajikan diatas peta
dengan
simbolisasi.
Sedangkan tujuan pembuatan peta yaitu:
1. Untuk komunikasi informasi ruang.
2. Media menyimpan informasi.
3. Membantu pekerjaan.
4. Membantu dalam desain.
5. Analisis data spatial.
Referensi
Buzan, Tony. 2008. Buku Pintar Mind Map. Jakarta : PT.
Gramedia Pustaka Utama.
Djunarsjah, Eka.
2006. Diktat GD-33 HUKUM LAUT. Bandung:
Penerbit ITB
Fathurrahman.
2006. IPS Geografi. Jakarta :
Erlangga
Hadwi Soendjojo dan Akhmad Riqqi. 2012. Buku Kartografi. Bandung: Penerbit ITB
Suyatno. 2009. Menjelajah
Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka.
